SHARE
Loading...

Walau akhirnya berakhir Mengerikan, kisah kebahagiaan pasangan dokter Ryan Helmi dan dokter Sultri dimulai 12, bulan ke-12 dan tahun 2012 .Ya, Pasangan ini memilih tanggal cantik itu sebagai hari pernikahan mereka.Tak disangka, lima tahun kemudian sang suami tega membunuhnya.

“Saya hadir waktu itu jadi saksi. Tanggal 12-12-2012. Saya masih ingat. Mereka berdua baru menikah,” ungkap Pram (62), mertua adik Letty di rumah duka, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (10/11/2017).Pram menyatakan baru 2 juli bertemu dengan Helmi.

Loading...

Sedikit hal yang diketahui Pram mengenai Helmi, namun cerita-cerita yang didengarkannya dari keluarga besar menyatakan bahwa Helmi kasar dan ringan tangan kepada Letty.

“Memang gak harmonis hubungan mereka. Istri lemah lembut, kok suaminya begitu. Suaminya minta bikin kopi saja bentak-bentak,” ujarnya.Adik kandung Letty yang merupakan menantunya, Fery, masih tertekan hingga kini.Bahkan ia terlihat menangisi kepergian kakaknya ketika dikubur di TPU Kenari, Rawamangun.

Dr. Letty ditembak mati oleh suaminya dengan enam tembakan di tempat korban bekerja, tepatnya di Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur.Kejadian itu berlangsung pada Kamis, 9 November 2017, sekitar pukul dua siang.Setelahnya, Dr. Helmy, pelaku penembakan yang merupakan suami korban menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Polisi menyita dua unit senjata api dari tangan pelaku.

Dugaan sementara, modus penembakan yang mengakhiri hidup Dr. Letty adalah karena sang suami tidak terima digugat cerai.
Dari keterangan keluarga korban, Dr. Helmy sering malakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Dr. Letty.

Tidak tahan dengan ulah sang suami, akhirnya Dr. Letty melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan.Tidak terima, Dr. Helmy memutuskan mengakhiri hidup istrinya dengan cara yang keji.Jasad Dr. Letty sempat dibawa ke Rumah Sakit POLRI Kramat Jati untuk diotopsi sampai kemudian dipulangkan ke rumah duka sekitar pukul 11 malam setelah terlebih dahulu dimandikan dan dikafani.

Loading...