nenek sumiati 169 - Nabung Selama 15 Tahun, Nenek 71 Tahun ini Akhirnya Bisa Berkurban Seekor Sapi dan Kambing

Nabung Selama 15 Tahun, Nenek 71 Tahun ini Akhirnya Bisa Berkurban Seekor Sapi dan Kambing

Posted on

Kisah menakjubkan dari Nenek Sumiati ini seolah menepis pernyataan bahwa berkurban hanya dilakukan orang kaya.

Bahkan, aksinya ini menyadarkan orang mampu tetapi tidak mau berkurban, yang padahal sangat dianjurkan bagi kaum muslimin yang mampu, sebagaimana sabda Rasulullah:

Loading...

“Barangsiapa yang memiliki kelapangan untuk berqurban namun tidak tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami” (HR Ibnu Majah, Ahmad dan Al Hakim).

Hadits di atas menggambarkan betapa hinanya orang tersebut di pandangan Allah dan Rasulullah.

Sebab, untuk urusan dunia, seperti wisata ke luar negeri, membeli barang mewah lain dapat ditunaikan. Sedangkan untuk hal yang menyangkut akhirat, kehidupan kekal bagi manusia, malah diabaikan.

Di samping itu, hal ini juga membuat malu orang kaya karena kini semakin banyak orang yang dikategorikan tidak mampu secara finansial menyerahkan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha.

Satu diantaranya adalah Nenek Sumiati. Nenek berusia 71 tahun asal Tenggarong, Kalimantan Timur (Kaltim) ini menyerahkan satu ekor sapi dan kambing, yang dibeli dari hasil menabung selama 15 tahun, upah dari bekerja sebagai penyapu jalanan dan berdagang minuman di pasar seni Tenggarong, melansir newsdetik.com.

“Alhamdulilah cita-cita saya saat ini akhirnya terwujud, saya bisa menyumbang satu ekor sapi dan embek (kambing) untuk masjid di tanjung tempat saya salat setiap harinya,” ucapnya.

Selain mengandalkan dua penghasilan dari menyapu jalan dan jualan minuman, Nenek Sumiati juga menambah uang tabungan dari mengumpulkan barang-barang bekas.

Tapi Nenek Sumiati tidak menabung dalam bentuk uang, melainkan emas yang disimpannya di kios dagangannya.

“Saat saya jual emas saya untuk membeli sapi, menantu saya yang antar ke toko emas, sementara saat membeli sapi dan kambing anak kedua saya yang antar, saya sangat senang mereka mendukung saya untuk berkurban,” tuturnya.

Saat pembelian hewan kurban pun sebenarnya Nenek Suamiati berencana hanya ingin membeli satu ekor sapi saja, namun ternyata uangnya masih tersisa Rp 4,7 juta sehingga dibelikan ke kambing.

“Ingin beli kambing lagi, ya saya jual lagi emas milik saya,” imbuhnya.

Leave a Reply