1224080518 - Pasien COVID-19 Tertua di Italia Dinyatakan Sembuh, Nyaris Berusia Seabad Saat Divonis Positif Virus Corona

Pasien COVID-19 Tertua di Italia Dinyatakan Sembuh, Nyaris Berusia Seabad Saat Divonis Positif Virus Corona

Posted on

Virus corona dapat menyerang siapa saja bila tak menjaga kesehatan dengan baik. Khususnya bagi orang-orang lanjut usia yang dikabarkan memiliki kondisi rentan terpapar virus mematikan tersebut.

Meski begitu, seorang nenek yang telah menginjak usia 95 tahun di Italia dinyatakan telah berhasil sembuh memerangi COVID-19 yang bersarang dalam tubuhnya.

Loading...

Tepatnya pada awal Maret, ia didiagnosis mengidap virus corona dan harus menjalani karantina.

Ia sendiri telah menjadi pasien tertua di Provinsi Modenta, Italia yang pulih dari virus corona.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Daily Mail, nenek yang dimaksud bernama Alma Clara Corsini asal daerah Fanano.

Pada awalnya, ia dilarikan ke rumah sakit di provinsi utara kota Pavullo pada 5 Maret 2020 setelah menunjukkan tanda-tanda virus yang kini telah merenggut 5.476 nyawa di negara tersebut.

Namun, staf medis yang menanganinya kemudian mengkonfirmasi bahwa tubuh pensiunan itu telah menunjukkan reaksi hebat sehingga dapat membuat dirinya cepat pulih.

“Ya, ya, saya baik-baik saja. Mereka adalah orang-orang baik yang menjaga saya dengan baik, dan sekarang mereka akan mengirim saya pulang sebentar,” ujarnya kepada surat kabar Italia Gazzetta di Modena, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com.

Senada dengan hal tersebut, Corsini memang diperbolehkan pulang ke tempat tinggalnya untuk sementara waktu.

Spesialis di rumah sakit yang merawatnya juga menambahkan bahwa Corsini dapat pulih tanpa ‘terapi anti virus’, atau dapat disebut pula sebagai obat yang biasa diberikan kepada pasien.

Obat ini juga digunakan untuk membantu para pasien melawan infeksi virus yang sebelumnya menyerang mereka.

Di samping itu, Nenek Corsini telah menjadi kebanggaan para staf yang merawatnya di rumah sakit.

Sebab ia secara tak langsung memberikan harapan baru untuk para pasien yang masih berada di sana.

Ternyata, terdapat pasien lanjut usia lainnya yang terserang virus corona dan berhasil sembuh seperti Alma Clara Corsini.

Diantaranya adalah seorang kakek berusia 79 tahun asal Liguria yang telah sembuh akibat mengkonsumsi obat untuk Ebola setelah dikarantina selama 12 hari di rumah sakit.

Obat tersebut juga menunjukkan tanda-tanda keberhasilan pada seorang wanita asal Amerika Serikat yang didiagnosis menderita COVID-19 pada 26 Februari setelah melakukan perjalanan menggunakan kapal pesiar Diamond Princess.

Hingga saat ini, Remdesivir atau obat yang pada awalnya dibuat untuk mengobati wabah Ebola pada tahun 2014 lalu memang tengah menjadi perbincangan hangat di sejumlah negara.

Juga, terdapat obat untuk influenza bernama Avigan yang juga dikabarkan dapat menyembuhkan virus corona, sama seperti Remdesivir.

Meski sudah sembuh, Alma Clara Corsini tetap harus mengikuti aturan lockdown yang masih berlaku.

Italia sendiri mencatat pasien pertamanya pada bulan Februari lalu dan telah menjadi negara tertinggi dengan kasus virus corona paling tinggi melebihi Tiongkok, terutama di Eropa.

Walaupun memiliki tingkat kematian dan pasien positif terinfeksi virus corona yang paling melonjak, masih ada orang-orang seperti Alma Clara Corsini yang menjadi harapan bagi Italia untuk dapat pulih dari pandemi mematikan tersebut.***

Sumber : Pikiran Rakyat

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *