Makam Saad bin Abi Waqqas - Saad Bin Abi Waqqas, Paman Rosulullah yang Wafat dan Dimakamkan di Guangzhou, Cina

Saad Bin Abi Waqqas, Paman Rosulullah yang Wafat dan Dimakamkan di Guangzhou, Cina

Posted on

Penah mendengar nama Sa’ad bin Abi Waqqash? Sa’ad adalah sahabat dan juga paman Rosulullah SAW yang memiliki peran dan kontribusi besar dalam dakwah Islam. Bersama dengan sang Nabi, Sa’ad hampir mengikuti semua peperangan untuk menegakkan agama Islam. Sa’ad bin Abi Waqqash juga adalah orang pertama yang melepaskan anak panah dalam peperangan membela Islam. Begitu pun menjadi orang pertama yang terkena anak panah.

Masuk dalam list Assabiqunal Awwalun (orang yang pertama masuk Islam), ia merupakan salah satu sahabat yang dijamin akan masuk surga. Selain keistimewaan di atas, Sa’ad juga merupakan sahabat yang banyak memberikan kontribusi terhadap berkembangnya Islam di Guangzhou, Cina. Hal ini karena makam Sa’ad berada di Negeri Tirai Bambu itu.

Loading...

Berjuang di era Khulafaur Rasyidin

Melansir nu.or.id, Sa’ad bin Abi Waqqash termasuk salah satu sahabat yang memiliki umur panjang. Ia wafat pada usia 83 tahun. Ia hidup di era Rasulullah, Khalifah Abu Bakar, Khalifah Umar bin Khattab, dan Khalifah Utsman bin Affan. Pada saat kekhalifahan Umar bin Khattab, Sa’ad diangkat untuk memimpin pasukan umat Islam melawan Persia dalam Perang Kadisiah.

Sahabat Rosul yang jago memanah - Saad Bin Abi Waqqas, Paman Rosulullah yang Wafat dan Dimakamkan di Guangzhou, Cina
Sahabat Rosul yang jago memanah [sumber gambar]

Pasukan umat Islam di bawah komando Sa’ad bin Abi Waqqash berhasil mengalahkan pasukan Kerajaan Persia. Kemenangan ini sekaligus menjadi ‘pintu masuk’ dalam mendakwahkan Islam di bumi Persia.

Memimpin delegasi ke Cina

Sa’ad adalah tonggak berkembangnya Islam di Negeri Tirai Bambu. Ia ditunjuk sebagai pemimpin delegasi ke Cina pada masa khalifah Utsman bin Affan. Mengenai dakwahnya ke Cina, ada banyak versi yang beredar. Ada yang mengatakan kalau ia berdakwah di sana setelah tahun wafatnya Rosulullah SAW.

Seorang panglima perang - Saad Bin Abi Waqqas, Paman Rosulullah yang Wafat dan Dimakamkan di Guangzhou, Cina
Seorang panglima perang [sumber gambar]

Setelah puluhan tahun di Cina, ia kembali ke tanah Arab, lalu kembali lagi ke Cina. Ada pula yang berpendapat bahwa ia di Cina hanya dalam 20 tahun saja, setelah itu wafat dan dimakamkan di Aqiq (sekitar 18 mil dari Madinah).

Membangun masjid Sa’ad bin Abi Waqqas

Selama menyebarkan Islam di Cina, Sa’ad tetap menjunjung tinggi toleransi kepada orang yang beragama non-muslim. Ia bisa diterima dengan baik oleh Sang Kaisar, dan diizinkan untuk membangun rumah ibadah di sana.

Masjid Saad bin ABi Waqqas - Saad Bin Abi Waqqas, Paman Rosulullah yang Wafat dan Dimakamkan di Guangzhou, Cina
Masjid Saad bin ABi Waqqas [sumber gambar]

Akhirnya, pada 742 M, dibangunlah sebuah masjid yang bernama Masjid Huaisheng atau dikenal dengan Masjid Sa’ad bin Abi Waqqash di Provinsi Guanzhou. Masjid yang dibangun di atas lahan seluas 5 hektare itu menjadi salah satu masjid tertua di Cina.

Makam Sa’ad bin Abi Waqqas di Cina

Konon Sa’ad bin Abi Waqqas meninggal dunia dan dimakamkan tak jauh dari kompleks masjid yang ia bangun saat pertama kali menyebarkan Islam di Cina. Namun, banyak pula yang berbeda pendapat mengenai hal ini. Sejumlah literature Arab misalnya, mengatakan kalau Sa’ad bin Abi Waqqas meninggal dan dimakamkan di Madinah pada kisaran tahun 673-675.

Makam - Saad Bin Abi Waqqas, Paman Rosulullah yang Wafat dan Dimakamkan di Guangzhou, Cina
Makam Sa’ad bin Abi Waqqas [sumber gambar]

Adapun yang ada di Cina merupakan makam Sa’ad yang lain, karena pengetahuan ini hanya didasarkan dari cerita lisan semata. Sampai sekarang, meski menjadi perdebatan, makam Sa’ad bin Abi Waqqas yang ada di Cina tetap ramai dan selalu dikunjungi oleh para peziarah.

Bagi masyarakat muslim Cina, Sa’ad bin Abi Waqqas adalah orang yang sangat berjasa karena telah membuat Negeri Tirai Bambu itu mengenal agama Islam. Tak heran, kalau sampai sekarang nama Sa’ad bin Abi Waqqas menjadi sahabat dan paman Rosulullah yang sangat dihormati.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *